Arsip Tag: OpenLayers

Masih tentang OpenLayers Plugin di QGIS

“Buat Anda yang ingin mengconvert peta googlemap menjadi vektor *.shp”

 

Malam ini, berhubung susah tidur, saya sempatkan kembali utak atik qgis dan OpenLayers pluginnya. Dengan bantuan OpenLayers, saya bisa menyimpan peta dari Google ke Harddisk dan sekaligus dibuatkan berkas world nya (*.png dan *.pgw)

Hasil simpan tadi kemudian saya buka kembali ke qgis, dan dari ColorPix, saya bisa lihat bahwa gedung di google map diberi warna

#F2F2F2
atau dalam RGB: 242,242,242

dan
#FAEDD4
atau dalam RGB: 250, 237, 212

nah, dari informasi ini, saya kemudian membuka kalkulator raster dari menu Raster -> Raster Calculator, lalu klik band pertama (mungkin itu yang RED) klik sama dengan 242

Artinya, saya hanya ingin mengambil yang warnanya 242 saja

Hasilnya dapat dilihat pada gambar berikut:

Screenshot from 2016-12-04 02-39-42.png

Terlihat gambar hitam putih satu band saja yang merupakan band pertama peta google tadi yang warnanya 242

Raster ini kemudian saya convert menjadi vektor, agar bisa dapat peta gedungnya. Gunakan menu Raster –> Convert / Konversi –> Polygonize (Raster to Vector)

Screenshot from 2016-12-04 02-44-25.png

Nah, sekarang saya sudah memiliki vektor gedung dari peta google tadi.

Sayangnya, sampai saat ini sangat banyak polygon SAMPAH yang tercipta, karena memang itulah resiko kita melakukan polygonize.

Untuk membuang sampah, ciri-cirinya adalah luas daerahnya kurang dari 6 meter persegi.

Berhubung peta kita sudah menggunakan EPSG 3857, atau yang lebih dikenal dengan Pseudo Mercator, yang sudah dalam satuan meter, maka kita bisa lakukan seleksi:

tekan tombol “Pilih pitur menggunakan expresi” yang logonya kek huruf sigma dan kotak seleksi

Screenshot from 2016-12-04 02-46-14.png

Nah, naigasi di Geometri, klik $area, lalu ketik <6

Artinya kita ingin mencari yang luas poligon nya kurang dari 6 meter (misal 5,9meter ke bawah), lalu jangan lupa klik tombol pilih

Pada contoh di atas, 312 buah telah terpilih … dari total 378 vektor polygon kita …

Tekan tombol delete, sehingga semua sampah tadi dihapus …

 

Voila … !!!

Selamat! Anda sekarang sudah memiliki vektor gedung dari Google Map … tanpa harus gambar satu satu lagi …

 

 

QGIS OpenLayers Plugin

Kali ini kita akan bermain-main dengan QGIS OpenLayers Plugin, yang dapat menambahkan beberapa peta dari beberapa penyedia, seperti Google Maps, Microsoft Bing Aerial (untuk citra satelit), Microsoft Bing Road (untuk jalan), OSM, MapQuest, dan Apple Maps.

menu.png

Jika Anda telah menambahkan plugin tersebut ke QGIS Anda, maka akan ada menu seperti terlihat di atas. Dengan memilih salah satu pilihan menunya, Anda dapat nemanbahkan sebuah layer raster yang berisi peta dari masing-masing provider tersebut di atas layer yang sedang aktif (bukan di bawah). Akibatnya, terkadang Anda harus menggeser kembali urutan layer agar lapisan peta ini tidak menutupi peta yang Anda telah buat sebelumnya.

Setelah layer ditambahkan, Anda dapat simpan hasil tampilannya ke gambar, jangan ke format *.qgis, tapi ke gambar melalui menu Project -> Save as Image…save as image.png

Pilihan Save as Image… akan menyimpan tampilan QGIS sekarang ke sebuah berkas gambar berformat PNG dengan diikuti file WORLD nya.

hasil.png

Nah, disinilah power QGIS.

File World itu disimpan dengan nama *.pngw, seperti terlihat pada gambar di atas.

File ini menyimpan posisi gambar tersebut pada peta dunia, NAMUN TIDAK EPSG nya. Untuk menambahkan kembali gambar atau citra raster tersebut ke QGIS, Anda harus memilih EPSG 3857, yang lebih terkenal dengan sebutan WGS 84 / Pseudo Mercator, atau kalau Anda mengerti, berikut ini CRS nya:

+proj=merc +a=6378137 +b=6378137 +lat_ts=0.0 +lon_0=0.0 +x_0=0.0 +y_0=0 +k=1.0 +units=m +nadgrids=@null +wktext +no_defs

 

Jika citra tersebut telah Anda simpan dan Anda load kembali ke QGIS, Anda dapat kemudian mengolahnya untuk dijadikan kembali vector dengan polygonize … insyaAllah akan kita bahas di lain waktu.