Arsip Tag: Google

Google Fusion Tables will not be available after Dec. 3, 2019

Mahasiswa Sistem Informasi FST UIN Suska Riau angkatan 2012 pernah saya bikin galau dengan tugas Google Fusion Tables untuk matakuliah Data Mining. Masih ingat betapa bagusnya tools ini, yang mampu join tabel orang lain, lalu visualisasikan ke Google Map secara cepat dan percuma. Dan sekarang, layanan ini ditutup oleh Google. Dulu pernah ada Pemilu API yang menampilkan semangat pemuda mengubah Indonesia (dengan dukungan ***)

Bekas kejayaan tersebut masih bisa dilihat di sini:

Nah, inilah kekurangannya kalau kita memanfaatkan layanan orang lain, tentu ada kalanya layanan tersebut berakhir. Ada baiknya kita mampu juga belajar untuk memberikan alternatif membuat sendiri agar kalau suatu waktu negara maju berhenti membantu kita, kita dapat berdikari, berdiri di kaskus sendiri… eh?

Saya coba membuat komunitas pirantilunak terbuka di sini, dan sudah ada study club FOSSDEV dan alhamdulillah sudah ada juga atios.id yang sudah terdaftar di kemkumham, yang isinya adalah pemuda-pemuda bersemangat untuk memajukan bangsa.

Beri aku 5 pemuda … bikin boy-band mereka ..

eh … kalau sekarang MABAR MOBILE LEGENDS mereka … .hahahaah

Iklan

Google Fusion Table untuk Kecamatan di Kabupaten Kampar (Prov Riau)

Bagi mahasiswa Data Mining saya, silahkan gunakan Google Fusion Table ini untuk tugas Anda, atau sila minta tolong dengan teman Anda yang sudah mengambil matakuliah GIS dalam membuat SHP / KML nya.  Tutorial cara membuatnya sudah saya rekam dengan Camtasia, tapi belum sempat di publish.

Ada dua (plus satu hasil merge) Google Fusion Table yang saya berikan dengan harapan Anda bisa mempelajarinya:

  1. Peta Kecamatan di Kab. Kampar (hasil dari import KML)
    https://www.google.com/fusiontables/DataSource?docid=1UC6L1FEtsX3n7wQ0PvCLE3pGBBHRiaiyppY32-rL
  2. Tabel dari BPS, hasil sensus 2010
    https://www.google.com/fusiontables/DataSource?docid=1tsPnwPVa9_8XerodNvCsAc6zlgiOpMpUCZvCSdRU
  3. Hasil gabungan (MERGE) dari dua tabel di atas, yaitu tabel KUD yang sudah ada peta tematiknya / koroplet.
    https://www.google.com/fusiontables/DataSource?docid=1VsZKTA7SeoQ1DR60fqhqru30wRQeGYsf3ryd3UQj

 

Silahkan dipelajari…

Tampilan Peta saja (Tabel pertama)

2017-12-20_03-59-01.jpg

Tampilan tabel kedua (tanpa peta, hanya hasil geocoding, perhatikan ada yang salah geocoding oleh Googlenya, sengaja saya tinggalkan satu defaultnya salo di Minessota

2017-12-20_04-00-55.jpg

Tampilan Hasil Gabung:2017-12-20_03-58-04.jpg

Google Fusion Table untuk 34 Provinsi di Indonesia

Bagi yang ingin memvisualisasikan data tentang batas-batas provinsi di Indonesia, sila gabung (merge) peta dan google fusion table saya di sini:

https://fusiontables.google.com/embedviz?q=select+col9+from+1p6N2nWauL0GaNyc3gps6wturU6dd-L1CUffypZa3&viz=MAP&h=false&lat=-1.2112871501224236&lng=119.66127893750001&t=1&z=5&l=col9&y=3&tmplt=3&hml=KML

Silahkan kopi dan pasta. Data saya ambil dari Pemilu API.

 

Buat yang hobi dengan datamining, sila merge fusion table nya, FREE

https://www.google.com/fusiontables/DataSource?docid=1p6N2nWauL0GaNyc3gps6wturU6dd-L1CUffypZa3

 

Google Fusion Table for Dumai

bagi yang butuh Google Fusion Table yang berisi kecamatan-kecamatan di Kota Dumai, lengkap dengan petanya, sila di-merge tabel anda dengan punya saya,

https://fusiontables.google.com/data?docid=1aqonWovSrSLaSnoUTxOJ9K7NDutNgWj6C8gbAy47#map:id=3

Sayangnya WordPress tidak dukung iframe, tapi buat yang penasaran sila lihat contoh hasil publish nya di sini:

https://fusiontables.google.com/embedviz?q=select+col10+from+1aqonWovSrSLaSnoUTxOJ9K7NDutNgWj6C8gbAy47&viz=MAP&h=false&lat=1.8209845640190454&lng=101.64544863964841&t=1&z=10&l=col10&y=2&tmplt=3&hml=KML

 

https://fusiontables.google.com/embedviz?q=select+col10+from+1aqonWovSrSLaSnoUTxOJ9K7NDutNgWj6C8gbAy47&viz=MAP&h=false&lat=1.8209845640190454&lng=101.64544863964841&t=1&z=10&l=col10&y=2&tmplt=3&hml=KML

Masih tentang OpenLayers Plugin di QGIS

“Buat Anda yang ingin mengconvert peta googlemap menjadi vektor *.shp”

 

Malam ini, berhubung susah tidur, saya sempatkan kembali utak atik qgis dan OpenLayers pluginnya. Dengan bantuan OpenLayers, saya bisa menyimpan peta dari Google ke Harddisk dan sekaligus dibuatkan berkas world nya (*.png dan *.pgw)

Hasil simpan tadi kemudian saya buka kembali ke qgis, dan dari ColorPix, saya bisa lihat bahwa gedung di google map diberi warna

#F2F2F2
atau dalam RGB: 242,242,242

dan
#FAEDD4
atau dalam RGB: 250, 237, 212

nah, dari informasi ini, saya kemudian membuka kalkulator raster dari menu Raster -> Raster Calculator, lalu klik band pertama (mungkin itu yang RED) klik sama dengan 242

Artinya, saya hanya ingin mengambil yang warnanya 242 saja

Hasilnya dapat dilihat pada gambar berikut:

Screenshot from 2016-12-04 02-39-42.png

Terlihat gambar hitam putih satu band saja yang merupakan band pertama peta google tadi yang warnanya 242

Raster ini kemudian saya convert menjadi vektor, agar bisa dapat peta gedungnya. Gunakan menu Raster –> Convert / Konversi –> Polygonize (Raster to Vector)

Screenshot from 2016-12-04 02-44-25.png

Nah, sekarang saya sudah memiliki vektor gedung dari peta google tadi.

Sayangnya, sampai saat ini sangat banyak polygon SAMPAH yang tercipta, karena memang itulah resiko kita melakukan polygonize.

Untuk membuang sampah, ciri-cirinya adalah luas daerahnya kurang dari 6 meter persegi.

Berhubung peta kita sudah menggunakan EPSG 3857, atau yang lebih dikenal dengan Pseudo Mercator, yang sudah dalam satuan meter, maka kita bisa lakukan seleksi:

tekan tombol “Pilih pitur menggunakan expresi” yang logonya kek huruf sigma dan kotak seleksi

Screenshot from 2016-12-04 02-46-14.png

Nah, naigasi di Geometri, klik $area, lalu ketik <6

Artinya kita ingin mencari yang luas poligon nya kurang dari 6 meter (misal 5,9meter ke bawah), lalu jangan lupa klik tombol pilih

Pada contoh di atas, 312 buah telah terpilih … dari total 378 vektor polygon kita …

Tekan tombol delete, sehingga semua sampah tadi dihapus …

 

Voila … !!!

Selamat! Anda sekarang sudah memiliki vektor gedung dari Google Map … tanpa harus gambar satu satu lagi …

 

 

GIS + Data Mining

Semester ini saya diminta untuk mengajar di UIN Suska untuk matakuliah Data Mining, sebuah matakuliah yang terbilang baru untuk saya.

Awalnya, untuk tugas akhir (final project) matakuliah data-mining mereka, mahasiswa saya suruh untuk membuat sebuah laman menggunakan threejs untuk menampilkan peta 3D hasil analisis dari RapidMiner. Mereka saya suruh untuk mendownload data dari BPS.go.id, yang nantinya diolah dengan RapidMiner, kemudian digambarkan ke QGIS, dan dari QGIS dibuat peta 3D dengan ThreeJS melalui salah satu pluginnya.

Namun, kendala yang terjadi adalah penolakan mahasiswa. Alasannya, mereka tidak terbiasa menggunakan QGIS.

Alternatif lain adalah menggunakan Google Fussion Table. Berikut saya contohkan hasil k-means clustering provinsi di Indonesia berdasarkan kepadatan penduduknya.

Link google Fussion tabelnya adalah sebagai berikut:

https://www.google.com/fusiontables/DataSource?docid=17fNQPusZJ0R1wkJ2RrTU98zHOdefvBMMcAKdKYnx#map:id=3

Sedangkan contoh laporan yang saya harapkan adalah sebagai berikut:

 

Google Fusion Table untuk Pemilu 2014

Setidaknya ada enam fusion table, yaitu:

  1. https://www.google.com/fusiontables/DataSource?docid=1V2Xlh3GGybS8gk064II-Hm3tvHjfKKLNaIWTvBUY#rows:id=1
  2. https://www.google.com/fusiontables/DataSource?docid=1Nj101u_OLbgOjh5Stzmxng3i2V-7jVJrbyUTSQDZ#rows:id=1
  3. https://www.google.com/fusiontables/DataSource?docid=1qUZPhKrg8udhQBtcVfb7ZvW6jScCqygI6-UUuJHu#map:id=3

bersambung … karena kemaren blog ini dianggap spa ~~ mmer oleh robot WordPress.com karena ada post yang mengandung 5 links.