Arsip Tag: ESRI

ESRI SHP Vector Spatial Index di QGIS3

QGIS 3 mendukung pembuatan berkas QIX untuk spatial index pada sebuah berkas SHP Anda. Biasanya saya melakukan ini dengan tools bawaan MapServer, namun ternyata Anda bisa melakukan ini dengan doubleclick layer, otomatis terbuka Layer Properties (atau bisa juga dengan klik kanan –> properties) lalu navigasi ke tab Source, pilih tombol Create spatial index, seperti terlihat pada gambar berikut:

 

2018-12-18_21-58-20 create spatial index for SHP.jpg

Nah, otomatis sebuah berkas QIX dibuat oleh QGIS Untuk Anda, dan banyak piranti GIS yang mendukung QIX untuk mempercepat pembukaan berkas SHP Anda.

Iklan

Unand tampak dari ESRI WorldImagery

Sudah lama ndak ke Unand (Universitas Andalas), terakhir wisuda adek nomer 3 yang sekarang di BPK Sumsel, sebelumnya lagi saat wisuda nomer 2. Jujur, ada ke-cemburuan saat melihat hijaunya dan rimbun-nya pepohonan di kampus unand. BTW, jika ada yang ingin mendownload atau copy citra true-color udaranya (ukuran 15361×8640 pixels) 45MB, sila download dari Google Drive saya atau copy via flashdrive/thumbdrive/TF.2017-12-18_01-15-31 ukuran.jpg

Buat dibandingkan, saya juga punya foto satelit UI tahun 2007 (saya download pake CURL satu satu ubinnya sekitar tahun 2007, fotonya sepertinya beberapa tahun sebelumnya), 16.8 MB

Atau, kalau mau yang versi “terbaru” nya, UI ESRI WorldImagery v20171217.jpg 192 MB. Cukup lama untuk di download dan apalagi kalau saya upload ke Google Drive :D.

Versi 2017 sudah ter GeoReferenced, sehingga dapat dibuka di software GIS dan sudah “presisi” koordinatnya. Presisi tergantung presisi ESRI nya sih 😀

Versi 2007 ada 1 ubin yang missing ternyata, dan itu TIDAK GW SADARI HINGGA BEBERAPA HARI YANG LALU, solusinya saya timpa dengan ubin yang sama di atasnya. (maaf)

Kalau ketemu saya, minta saja, nanti saya kasih … bawa flashdisk … saya tidak pake SMADAK

Kelurahan Simpang Baru

Ceritanya mau buat peta Kelurahan Simpang Baru format A3 citra satelit dari ESRI. Untuk ubinnya, dapat diunduh dari ESRI (save satu-satu kalau Anda maniak, atau gunakan SAS Planet). Kelebihan dari SAS Planet adalah memberikan berkas .kml dari hasil penggabungan ubin beserta world file dan semuanya, sehingga Anda akan dapat membuka berkas tersebut dengan mudah di QGIS.

Namun, yang jadi permasalahan adalah Anda biasanya Anda belum punya peta kelurahan. Untuk itu, sila download peta desa/keluarahan di Indonesia.

 

Pilih kelurahan dimaksud,

2017-12-10_03-02-17.jpg

 

2017-12-10_03-04-36 terpilih warna lebih terang.jpg

lalu jangan lupa save hanya fitur yang dipilih.

2017-12-10_03-05-22 klik kanan simpan sebagai.jpg

2017-12-10_03-06-05 centang simpan hanya fitur yang dipilih.jpg

 

 

Sekarang, Anda sudah memiliki sebuah berkas yang isinya hanya peta desa/kelurahan kita saja.

Nah, masih ada yang agak kurang dari peta kita, adalah agar fokus lebih ke kelurahan, maka sebaiknya ada sebuah shape yang bolong di tengah, sehingga shape tersebut jika nantinya kita beri style kabur, akan mengkaburkan gambar di luar daerah kelurahan kita, bagian yang bolong tadi.

Untuk membuat shape yang bolong di tengah, Anda bisa membuatnya di QGIS dari menu Vector –> Peralatan Geoprocessing –> Perbedaan Simetrik.

2017-12-10_03-09-17 perbedaan simetrik

Nah, yang sering salah adalah penafsiran kita di sini. Ada dua bagian yang penting di “Perbedaan Simetrik” ini, yaitu “Lapisan Masukan” dan “Lapisan Perbedaan”.

Sepertinya peng-Indonesiaan istilah QGIS di sini membuat saya sering salah arti dan membuat QGIS nya seperti error. Walaupun bisa saja Anda cuekkan, dan diulang lagi prosesnya.

“Lapisan Masukan” adalah lapisan pembolong.

sedangkan Lapisan Perbedaan adalah yang dibolongkan.

2017-12-10_03-11-34 contoh yang benar.jpg

Pada gambar, simpang_baru_dari_desa adalah shape kelurahan kita, sedangkan “Simpang Baru” adalah hasil export dari SAS Planet.

Terbalik, kan? Itulah Bahasa Indonesia nya … hehehehe

 

 

Sekarang Anda telah memiliki shape yang bolong di tengahnya … sehingga akan kita “isi” dengan gambar dari ESRI. Sila lihat “Featured Image” dari post ini untuk melihat hasilnya. Atau jika Anda memang ingin melihat kerjaan saya yang iseng saja (jangan dicaci maki di sini…) sila download dari Google Drive Saya

 

 

 

 

 

Download ubin dari ESRI World_Imagery

Sebenarnya ini ilegal, tapi kadang kita butuh ubin dari ESRI, terutama World Imagery yang merupakan citra dari satelit. Untuk menjalankan ini, Anda butuh VBA (saya menggunakan Excel), butuh wget.exe untuk download filenya, dan butuh imagemagick untuk menyatukan ubin menjadi gambar yang utuh.

berikut GIST saya:

 

pada gist terlihat contoh bukittinggi,  dan hasilnya dapat dilihat di atas

Nah, yang jadi masalah buat mahasiswa saya adalah, bagaimana kita tahu koordinat dari titik yang mau diambil?

Anda bisa mengikuti TA mahasiswi bimbingan saya, Anita Pauziah Hasibuan, S.Kom, atau silahkan baca sendiri Slippy Hill Algorithm.

Nah, kalau tertarik mau melihat PoC (proof of concept) dapat melihat gist ini:

Atau, kalau ingin melihat RAW GIT kode di atas, sila ke sini:

https://cdn.rawgit.com/kampar/853e7da4afd2b002546548732bcb23d2/raw/c5551bc32bbd4fab7cd7f07c97daf32b82d1b69f/leaflet_coord.html

 

 

Akhirnya saya mengerti kenapa ESRI menggunakan Z Y X

setelah bermain-main dengan ImageMagick, akhirnya saya mengerti…

Default TileServer adalah ZXY, tetapi kenapa ESRI malah menggunakan ZYX? ternyata kalau kita gunakan ImageMagick untuk menggabungkan gambar, akan lebih mudah digabungkan kalau dia koordinatnya ZYX, bukan ZXY.

montage -mode concatenate -tile

Sila lihat hasil montage Indonesia level 5 berikut kalau default:

Kalau menggunakan ZYX:

Leaflet TileLayer ESRI

Pada postingan sebelumnya, kita telah bermain dengan Leaflet sebagai alternatif penggunaan Google Map API. Sekarang, kita coba tambahkan sedikit fitur agar dapat melihat tampilan satelit / rupa bumi, dan tidak hanya “peta jalan” OSM nya Mapbox.

Untuk itu, kita menggunakan L.tileLayer, untuk menambahkan sebuah TileLayer.

Untuk kodingan, sila lihat GIST saya berikut:

Sedangkan tampilan dapat dilihat

http://rawgit.com/kampar/fa5a2515451e0f271b6d/raw/3b585dfaae64676a83888f5db366f02ae63bbc48/L.tileLayer_sample_ESRI_MapboxOSM.html

rawgit 2016-01-31_06-40-34

 

Kalau Anda perhatikan, sangat mudah untuk menambahkan sebuah lapisan ubin baru (tileLayer) pada Leaflet, cukup dengan perintah L.tileLayer

var tileLayer_ESRI_World_Imagery = L.tileLayer(‘

dan untuk menampilkan pilihan di pojok kanan berbentuk radiobutton tersebut, gunakan perintah

//radio button, check box
L.control.layers(baseMaps, overlayMaps).addTo(map);

Saya rasa, jika Anda mahir sedikit bahasa Jawa, eh JavaScript, pastilah mengerti betapa mudahnya menampilkan pilihan peta dasar dengan Leaflet.

 

Setup CMV on MS4W

Ceritanya, saya sedang iseng pengen nyobain CMV, sebuah widget yang dapat digunakan untuk membangun WebGIS dan memanfaatkan basemap dari ESRI. Salah satu kelebihan citra ESRI adalah coveragenya yang terkadang lebih bagus pada suatu daerah daripada Microsoft Virtual Earth (Bing Map) maupun Google Map. Bagi yang di Indonesia pasti kenal betul bahwa citra udara kita banyak banget yang terlindung cloud.


15/06/2015_18:15:23,86
C:\Users\CORE I 3>E:

18/06/2015_ 5:47:05,07
E:\>cd gis

18/06/2015_ 5:47:07,94
E:\GIS>mkdir CMV

18/06/2015_ 5:47:11,95
E:\GIS>cd CMV

18/06/2015_ 5:47:24,74
E:\GIS\CMV>git clone https://github.com/cmv/cmv-app.git
Cloning into 'cmv-app'...
remote: Counting objects: 4084, done.
remote: Total 4084 (delta 0), reused 0 (delta 0), pack-reused 4084
Receiving objects: 100% (4084/4084), 2.14 MiB | 107 KiB/s, done.
Resolving deltas: 100% (1917/1917), done.

 

Kemudian, buat sebuah file di

E:\ms4w\httpd.d\httpd_cmv.conf

isi dengan baris berikut:


Alias /cmv "/GIS/CMV/cmv-app/viewer"

<Directory "/GIS/CMV/cmv-app/viewer">
AllowOverride None
Options Indexes FollowSymLinks Multiviews
Order allow,deny
Allow from all
</Directory>

Kegunaan file tersebut adalah agar Apache kita, membuat alias /cmv ke direktori tempat kita meng-clone cmv viewer tadi.

Selain itu, settingan security untuk direktori tersebut pun ditambahkan. Perhatikan bahwa jika Anda menggunakan linux, yang datang dengan apache baru, Allow from all tidak cukup lagi, dan harus menggunakan Require all granted .

Kemudian, jalankan CMD sebagai Administrator, untuk restart Apache

E:\ms4w>apache-restart.bat

Done,

sekarang navigasi ke ms4w Anda, kalau saya portnya 81

http://localhost:81/cmv/

cmv ms4w

Troubleshooting:

Kalau anda tidak menambahkan berkas E:\ms4w\httpd.d\httpd_cmv.conf dengan format httpd_*.conf, contohnya saya mulanya salah nama, yaitu terbuat http_cmv.conf, maka tidak akan terload oleh Apache, karena jika dilihat di httpd.conf, apache hanya meload yang namanya httpd_*.conf

# parse MS4W apache conf files
include “/ms4w/httpd.d/httpd_*.conf”

Selain itu, jika Anda menggunakan privoxy, maka javascript dari ESRI akan di block oleh privoxy. Anda harus membolehkan / me-white-list js.esri.com ke dalam privoxy Anda.