Arsip Tag: Carto

QGIS QuickWKT cara cepat membuat fitur dengan WKT

Salah satu yang membuat saya terkagum dengan QGIS adalah fitur yang kita pilih dapat dicopy (Ctrl+C) lalu dipaste ke Notepad++ maka akan keluar WKT dari fitur tersebut. Nah, kebalikannya, Anda dapat membuat fitur dengan WKT tapi harus memasang plugin dulu, namanya QuickWKT. Dengan QuickWKT, kita bisa membuat fitur secara cepat, copy-paste dari teks WKT atau dari SQL atau sejenisnya.

Pada contoh berikut, saya ingin membuat garis bujur 110 timur, caranya dengan QuickWKT, tentu setelah diinstall, ada di menu Plugin –> QuickWKT –> QuickWKT

setelah di-install, QuickWKT membuat subemenu baru di Plugins

Nah, pada jendelanya, Anda bisa memilih dari template yang sudah ada. Pada contoh dibawah terlihat saya ingin membuat garis bujur 110 timur, mulai dari 15 lintang utara hingga 15 derjat lintang selatan.

Nah, Anda juga bahkan bisa bebas membuat layer terpisah ataupun data dari WKT tadi gabung ke layer yang lain. Anda dapat copy-paste layer dengan syarat adalah tombol pensil hidup, tanda layer dalam kondisi bisa diubah gemetry shape nya.

Atau, kalau Anda memberi nama layer yang sama di QuickWKT nya, otomatis fitur ditambahkan ke layer, dan bukan layer baru …

Nah … jangan lupa simpan layer Anda, karena default nya hanya ke memory, jika QGIS Crash (dan sering banget), maka layer Anda tidak hilang …

Mudah, kan make QGIS? Memang agak susah sih QGIS karena berbahasa Indonesia …

Iklan

QGIS Composer Atlas Rename Map Scale

Salah satu fitur QGIS yang cukup ampuh adalah dalam membuat atlas. Selama ini saya tidak tahu bagaimana me-rename output keluaran atlas dengan skala petanya. Terkadang skala ini tidak sama, padahal skala berpengaruh banget untuk mengatur grid graticule.

Nah, caranya adalah setelah membuat sebuah Layout, di tab Atlas, centang Generate an Atlas (untuk membuat Atlas).

Nah, di bagian outputnya, masukkan expresi ini:

'Kec. '||  title( @atlas_pagename ) || '' || round( map_get(item_variables('peta'),'map_scale') ) || '' || @layout_pagewidth  || 'x' ||  @layout_pageheight 

Atau pakai Expression Builder boleh juga …

Nah, yang paling penting di sini adalah map_get dan item_variables

Nah, di layout, peta 1 atau map0 direname dulu menjadi peta,

Setelah di-rename, makanya kita bisa mendapatkan variabel skala dari peta tersebut dengan ekspresi fungsi berikut:

map_get(item_variables('peta'),'map_scale') 

Nah, sayangnya skalanya terlalu banyak angka di belakang koma, makanya kita bulatkan dengan fungsi round

round( map_get(item_variables('peta'),'map_scale') )