Arsip Tag: Bangkinang

Download citra Google sat untuk rbi 0816-2317 bangkinang format ecw

Google Satellite baru-baru ini (wew, beberapa hari lalu sebenarnya) memperbaharui citranya untuk daerah sekitar Bangkinang. Berhubung wilayah Bangkinang luas, maka saya potong per RBI 10ribu.

Ukuran untuk z20 adalah 15 535 pixels x 15 536 pixels, jadi cukup besar, sehingga bisa dan cukup jelas untuk latarbelakang mendigitasi peta skala 500.

Tadi saya coba gdalinfo, tetapi ndak tau kenapa sepertinya GDAL saya lagi error, apa memang ndak dukung format ECW, ya? Padahal QGIS bisa buka…

Kenapa ECW, kenapa tidak GeoTIFF?

Sebenarnya saya lebih suka dengan GeoTIFF, dulu, sebelum QGIS dukung ECW. Format ECW sebenarnya agak bermasalah dengan lisensi(?), jadi ndak didukung penuh oleh opensource. GeoTIFF, kalau pandai mensetting kompresinya, juga dapat kualitas JPEG. NAMUN, kalau dibuatkan piramid, nah, ECW di sini menang.

ECW sudah inbuilt piramid, sehingga gambar lebih cepat dibuka dan digeser geser dan di zoom di ArcGIS ataupun QGIS ataupun software GIS lainnya. GeoTIFF kalaudibuatkan piramid, akan sangat besar, walaupun sudah di-deflat kan.

Kembali ke Judul, di mana file ECW nya?

Sila download dari Google Drive saya.

Kok cuma segitu?

wew … sebenarnya banyak sih, tapi upload ke Google Drive lama juga ternyata … kalau mau, sila bertandang ke rumah saya, bawa harddisk …

Saya juga belum download semuanya .. lagian 1500 ubin kali 35 Megaan akan cukup besar juga … 52 Giga

Kalau tidak percaya, saya juga upload grid / kotak / batas RBI 10 ribu di folder Google Drive saya, jadi sila buktikan sendiri.

Ada juga format KML, sehingga bisa diimport ke SAS Planet.

Gotcha …! Saya memang menggunakan SAS Planet untuk mendownload ubin nya…

Legal ngga sih?

Ya ngga lah … Bayangkan kalau ada fotografer lagi foto Anda mandi di kamar mandi Anda … HAK CIPTA FOTO TERSEBUT adalah pada tukang foto … sekalipun jenggot Anda yang difotonya … begitulah logikanya … tanya roki gerung saja.

Seberapa gede RBI 10 ribu?

Beberapa bulan lalu saya coba cetak rbi10 ribu dengan sekala 5000 (wew ini ngga bener, rbi 10ribu kok malah skala 5ribu), jadinya sekitar 90cm x 90cm … lupa pastinya … Kenapa di skala 5 ribu? karena ngga terlalu jelas skala 10ribu.

Di digital printing bisa kena 90 ribu per meternya eh per petanya.

Tapi, saya hanya cetak versi jelek (versi Outdoor, hanya kena 30ribu). Rencananya kemaren mau dijadikan untuk peta pendamping versi offline saat survey nama jalan. Ternyata tidak bagus… kalau mau survey jalan, peta skala 2500 saja…

1 km = 100 000 cm.

Angka ini wajib dihafal oleh pembaca peta.

1 km == 100ribu cm –> pada peta skala 100ribu, 1 cm pada peta adalah 1 km di bumi.

pada peta skala 50 ribu, 1cm pada peta adalah 500m

pada peta skala 10 ribu, 1 cm adalah 100m di dunia nyata.

nah … keliatan kan ngga bagus peta skala 10ribu dipake untuk survey rumah dan jalan. 100m itu bisa saja 10 rumah perumnas kek rumah saya… mana muat 10 rumah dalam 1 cm peta …

kalau peta skala 1 ribu, 1 cm adalah 10 m …. ngga bagus di kantong … kebayang survey kita bawa banyak kali peta …. tapi kalau memetakan tetangga (neibor) memang harus di skala ini.

Iklan

Demo pemecahan RBI 10ribu ke A3 skala 5ribu

Ceritanya, di kantor hanya ada printer A3. Anda butuh mencetak peta skala 5000, misalnya untuk Rencana Tata Ruang di QGIS.

Nah, berdasarkan pengalaman saya, RBI 10ribu terpaksa dipecah menjadi 4×3, yaitu 4 baris dan 3 kolom yang bisa masuk ke sebuah peta ukuran kertas A3 untuk dicetak.

Nah, dari QGIS, tinggal kita bagi saja batas (extents) dari RBI tadi menjadi 4baris3kolom, lalu masing-masing wilayah tinggal dibuatkan Atlasnya. Demo hasilnya dapat dilihat pada link Github Page saya…

https://kampar.github.io/0816-2317/

Github Page dengan Leaflet.JS

Anda mau lihat jeroannya, source code nya, bisa saja dari Github saya,

https://github.com/kampar/0816-2317