Arsip Kategori: OpenStreetMap

WLD dan AUX.XML untuk Raster Anda

Ceritanya gini, tadi pagi akhirnya saya sukses mewariskan salah satu ilmu yang menurut saya cukup susah untuk diwariskan kepada mahasiswa S1, padahal ngga susah banget: yaitu membuat sendiri file WLD dan AUX.XML pada raster hasil montage dari server ESRI / ArcGIS.

Lanjutkan membaca WLD dan AUX.XML untuk Raster Anda

Iklan

Ngambil peta jalan di Prov Riau dari OSM

Ceritanya, saya pengen bandingkan peta versi PU dengan versi OSM, untuk Prov Riau. AFAIK, tempat download yang cepat untuk data OSM se Indonesia adalah di Geofabrik.de. Sayangnya, di sini tidak bisa download per provinsi, padahal negara lain sudah bisa per state (negara bagian), sehingga lebih ringan downloadnya. Ngga gede banget sih … cuma 2.07Giga byte … seharusnya ngga lama … kecuali tadi ada FILE ACCESS ERROR … dan mesti ulang lagi dari 0, padahal sudah mau kelar tadinya …

Sebenarnya, bisa juga download pakai API via JOSM, dan nanti file OSM nya di export ke QGIS. Tapi memang lebih simpel dari GeoFabrik, tinggal donlot SHP nya yang sudah dizip.

Nah, untuk lebih menghemat kerja, jangan extract semuanya, karena gedung biasanya tidak Anda butuhkan, padahal itu yang menghabiskan banyak space di sini.total gedung.jpg

Well, dari 9 giga filenya, 8 giga adalah gedung … hahahaha

Ok … done extract hanya jalan nya saja dari file zip nya … lumayan hemat space 8 Giga, kan?

Nah … JANGAN LANGSUNG DI LOAD KE QGIS … FILENYA GUEDDE

solusi ala saya adalah saya buatkan dulu wilayah riau di QGIS … saya punya dari PEMILU API .. tetapi geometry file nya rusak .. terpaka di fix dulu oleh QGIS … gampang, via toolbox –> fix geometries

 

fix geom.jpg

Nah, baru di dissolve, atau bahasa manusianya di-lebur jadi satu saja prov riau nya …

 

Setelah di dissolve, saya simplify saja … sayangnya karena kita dalam derjat, maka ukuran simplify juga mintanya dalam derjat … nah .. ini kan bingung …

cara gampang itung konversi derjat ke meter adalah

satu derjat adalah 111 ribu …

nah … biar gampang, saya sederhanakan shape nya ke satu kilo saja … atau seribu meter,

1 dibagi 111 adalah 0,009 …

done

2018-12-19_03-15-32.jpg

nah … kalau sudah selesai … MATIKAN RENDER DI QGIS … INI PENTING

tombol render ada  pojok kanan bawah QGIS Anda … dekat CRS

yak matikan …

render matikan.jpg

Kenapa harus dimatikan ? karena kita akan memasukkan data yang sangat besar, sehingga akan memberatkan QGIS …

nah langkah selanjutnya adalah PASTIKAN LAGI RENDER NYA MATI

 

sip …

dah mati?

 

cek lagi ..

 

hehehehe …

 

sekarang baru load / drag-drop file SHP hasil extract dari Geofabrik tadi ke Qgis … cukup yang jalan nya saja … gis_osm_roads_free_1.shp

 

dua juta jalan di Indonesia.jpg

nah … setelah diload qgis … MATIKAN CENTANG LAYER NYA … biar ngga tampil dia … karena kalau tampil pasti berat lah menampilkan 2 juta fitur jalan …

nah … sekarang setelah dua duanya mati … rendering dan layer … baru kita lakukan spatial query …

gunakan Select by Location

2018-12-19_03-01-57 select by location.jpg

 

ambil jalan yang hanya di dalam file riau kita tadi … run … ada error panjang banget … cuekin aja …

nah nanti akan terlihat status kek gini di bawah QGIS nya …

2018-12-19_03-02-31 36 814 features selected.jpg

artinya, dari 2 juta jalan Indonesia di OSM, 36 ribu nya sedang terpilih sekarang …

nah … jika sudah terpilih, baru kita simpan yang terpilih tadi …

 

nyimpan layer masih nanya saya? Ya Allah!

klik kanan layer gis_osm_roads_free tadi, pilih export –> save selected features asexport selected.jpg

 

Nah … simpan sesuai keinginan Anda …

sekarang, kita sudah memiliki jalan di provinsi riau … versi OSM …

dikit kali?

ya … ngga banyak yang metain … kesadaran warga  di sini mungkin masih kurang .. hahaha …

done …

eh … kamu tau cara lain?

QGIS OpenLayers Plugin

Kali ini kita akan bermain-main dengan QGIS OpenLayers Plugin, yang dapat menambahkan beberapa peta dari beberapa penyedia, seperti Google Maps, Microsoft Bing Aerial (untuk citra satelit), Microsoft Bing Road (untuk jalan), OSM, MapQuest, dan Apple Maps.

menu.png

Jika Anda telah menambahkan plugin tersebut ke QGIS Anda, maka akan ada menu seperti terlihat di atas. Dengan memilih salah satu pilihan menunya, Anda dapat nemanbahkan sebuah layer raster yang berisi peta dari masing-masing provider tersebut di atas layer yang sedang aktif (bukan di bawah). Akibatnya, terkadang Anda harus menggeser kembali urutan layer agar lapisan peta ini tidak menutupi peta yang Anda telah buat sebelumnya.

Setelah layer ditambahkan, Anda dapat simpan hasil tampilannya ke gambar, jangan ke format *.qgis, tapi ke gambar melalui menu Project -> Save as Image…save as image.png

Pilihan Save as Image… akan menyimpan tampilan QGIS sekarang ke sebuah berkas gambar berformat PNG dengan diikuti file WORLD nya.

hasil.png

Nah, disinilah power QGIS.

File World itu disimpan dengan nama *.pngw, seperti terlihat pada gambar di atas.

File ini menyimpan posisi gambar tersebut pada peta dunia, NAMUN TIDAK EPSG nya. Untuk menambahkan kembali gambar atau citra raster tersebut ke QGIS, Anda harus memilih EPSG 3857, yang lebih terkenal dengan sebutan WGS 84 / Pseudo Mercator, atau kalau Anda mengerti, berikut ini CRS nya:

+proj=merc +a=6378137 +b=6378137 +lat_ts=0.0 +lon_0=0.0 +x_0=0.0 +y_0=0 +k=1.0 +units=m +nadgrids=@null +wktext +no_defs

 

Jika citra tersebut telah Anda simpan dan Anda load kembali ke QGIS, Anda dapat kemudian mengolahnya untuk dijadikan kembali vector dengan polygonize … insyaAllah akan kita bahas di lain waktu.

 

Download SHP Negara dari OSM via Geofabrik.de

Geofabrik memberikan layanan download data dari OSM, http://download.geofabrik.de/asia.html

Namun, ada hal menarik yang saya lihat dari data tersebut, yaitu: Download untuk negara Jepang yang ukuran negaranya hanya seluas pulau Jawa (kira-kira), tetapi ukuran datanya sekitar 1 Gigabyte, padahal Indonesia hanya 207 Megabyte.

Disinilah saya merasa bahwa negara kita masih kurang aktif memetakan dirinya. Kalau kita tidak punya peta diri kita sendiri, tidak mengherankan kalau sebuah universitas negeri di sini ada yang tiga kali dalam waktu dekat kabel FO nya putus tergali excavator di tempat yang sama … ya, tiga kali!

HOT

Humanitarian OpenStreetMap Team, walaupun baru beberapa hari umurnya, tetapi sudah bagus kontribusinya tentang aktualisasi data peta di beberapa titik bencana. Sila bertandang ke website mereka di:

https://hotosm.org/
Saya sangat ingin kalau ada juga orang Indonesia yang mau berkontribusi untuk memetakan negaranya sendiri, tanpa harus lulus dahulu dari Jurusan Geologi ataupun Geodesi. Anda bisa berkontribusi dengan OpenStreetMap. Sila buka akun di OpenStreetMap, petakan daerah di sekitar rumah Anda, siapa tahu mungkin cucu Anda besok merasakan manfaat kerja Anda hari ini.