Semua tulisan dari Muhammad Jazman

Born in small village, Penyasawan, 13 km East of Bangkinang, Capital of Kampar Regency, or 47km West of Pekanbaru, Capital of Riau Province, Indonesia. He traveled 300 km away from his family to pursue his high school education in SMU 1 Padang, the Capital City of West Sumatera Province, Indonesia. He then continue his tertiary education in Universitas Padjajaran (being accepted in Faculty of Medicine) but later next year he enrolled Computer Science in Universitas Indonesia, Depok, West Java. In 2008, He continue his study and pursuing Master of Information Systems from University of Wollongong, NSW, Australia. He is now a father of three lovely daughters and live in East Salo, Kampar, Riau. If you meet him, he can speak with you in English, Minang, Malay, Ocu, or Bahasa.

Demo pemecahan RBI 10ribu ke A3 skala 5ribu

Ceritanya, di kantor hanya ada printer A3. Anda butuh mencetak peta skala 5000, misalnya untuk Rencana Tata Ruang di QGIS.

Nah, berdasarkan pengalaman saya, RBI 10ribu terpaksa dipecah menjadi 4×3, yaitu 4 baris dan 3 kolom yang bisa masuk ke sebuah peta ukuran kertas A3 untuk dicetak.

Nah, dari QGIS, tinggal kita bagi saja batas (extents) dari RBI tadi menjadi 4baris3kolom, lalu masing-masing wilayah tinggal dibuatkan Atlasnya. Demo hasilnya dapat dilihat pada link Github Page saya…

https://kampar.github.io/0816-2317/

Github Page dengan Leaflet.JS

Anda mau lihat jeroannya, source code nya, bisa saja dari Github saya,

https://github.com/kampar/0816-2317


Iklan

Use WinRAR rar.exe console to compress DEMNAS GeoTIFF files

if you’ve download DEMNAS from BIG, you’ll realise that those files are NOT EVEN compressed, pure bitmap raw files … I’m not sure why BIG didn’t DEFLATE those files before distributing them … but, they only 140 GB … and if you using mobile plan to download it … ONLY cost you IDR 1,2 million… CHEAP for majority of Geo-enthusiasts and students in Indonesia … as long as there are no interruptions whilst you download it … I’ve been struggle re-download it again with newer download.php mechanism who I think too SMART … can’t even resume the download … thank BIG for that … I’ve swear a lot…

Ok … now let’s back to the topics of this blog …

If you’ve downloaded all those DEMNAS files, best way to resize those files when you’re using Ms Windows is by compressing it. I love to compress files with tar -czvf commands in linux … but in MS Windows, we have rar.exe

best switch for rar.exe are -m5 -s to create BEST,SMALLEST archive possible (-m5) and solid (-s). Solid means that all files are combined and re-compress it again. Longer (couple of milliseconds) but worth compression.

so, to compress demnas.tif file into demnas.rar you can use this following command in your CMD.exe

rar a -m5 -s -df DEMNAS_2912-24_v1.0.rar DEMNAS_2912-24_v1.0.tif

additional -df switch is to delete old source non compressed files after compressing done…

trouble shooting …

What if you cant call rar.exe from CMD.exe?

you got error ‘rar’ is not recognized as an internal or external command …

well …. you need to include winrar folder into your PATH … type following code into your CMD prior to calling that rar.exe

set PATH="C:\Program Files (x86)\WinRAR";%PATH%

I have plenty of DEMNAS files, should I type it one by one?

if you want to script it … my best way is to list all those files and put it on single file out.cmd

dir /b *.tif out.cmd

you’ll have a single out.cmd file which lists all of TIF files within current directory

What next?

Open this file with Notepad++

Ctrl+H to open replace pop-up using regex … in Notepad++

find what

^(DEMNAS.*).tif

replace with

rar a -m5 -s -df $1.rar $0
2019-02-27_11-06-44-regex MAKE SURE YOU SELECT radio button Regular expression instead of Normal search mode (default)

this regular expression will find all line which starting (^) with DEMNAS .* whatever and have .tif at somewhere within current line.

$1 is any string WITHIN bracket on find string .. in my case it’s DEMNASwhatever

$0 is whole find string … in this case is DEMNASwhatever.tif

Notepad++ and CMD in actions…

I’ve add set PATH command at line #1 in my cmd file…

REM is for commenting / REMARK … in cmd file

What you’ve been done?

Original DEMNAS papua 3,8 Gigabyte on first DVD is became 700 MB only … worth compression …

RIP English

F U


RBI skala 10 ribu

Peta Rupa Bumi memiliki penomoran yang unik, dan saya belum menemukan kodingan untuk algoritmanya, yang seharusnya mudah untuk anak IT. Namun, dari standar SNI 6502.2-2010 Spesifikasi penyajian peta rupa bumi 25.000 Lampiran E, saya dapat menemukan sedikit klu, yaitu PDF nya diprotek.

PDF diprotek sangat bagus agar penggiat Geo jadi ketawa lucu karena ngga bisa copy-paste … hehehehe … kalau bisa ngeselin orang kenapa tidak? Namanya juga SENI … ngga air kan?

Ngga usah bahas protek dulu… bank saku memang lagi belajar untuk berbagi …

Kembali ke laptop…

Tadi malam ditelpon abangku yang PNS di PUPR, minta dibuatkan peta atlas skala 5000 untuk seluruh daerah Kabupaten Kampar … wew … bisa sih dengan QGIS Atlas, paling lama 10 menit buatnya, asalkan kita punya extents nya (batas petanya)

Makanya, saya perlu batas-batas peta itu …

Nah, kalau petanya kejar tayang, sih saya bisa bikin asal saja extent nya …Namun, karena ini untuk pemerintah, sebaiknya kita ngikut aturan dari SNI / BIG … sehinga nanti peta yang dihasilkan juga bisa di overlay ke peta RBI nya pemerintah.

Nah, itu tadi masalahnya …

RBI, memiliki penomoran berdasarkan skala peta skala 250 ribu, 4 digit.

Ditambahkan dua karakter lagi yaitu tanda minus dan sebuah nomor untuk menjadi peta skala 100ribu.

Peta 250k tadi dipecah menjadi 6 peta kecil skala 100k. luasan peta 250k adalah 1 derjat kali 1 setengah derjat,

atau 1 derjat x 1,5 derjat

atau 1 derjat x 1 derjat 30 detik …

Nah, masing-masing peta RBI 100k mewarisi penamaan induknya RBI250k, dengan angka 1 sampai 6, dimulai dari pojok kiri bawah ke kanan lalu ke atas.

Sudah bosan? Sabar dulu … masih banyak … plototin gambar di bawah ini sambil diminum itu kopi …

Peta RBI 100k tadi yang setengah derjat kali setengah derjat atau 30menit x 30menit nantinya kita pecah eh perjelas lagi dengan RBI 50k dengan luasan 15menit x 15 menit

Makanya RBI 100k dipecah menjadi 4 buah RBI 50k

Penamaan 50k mewarisi 100k ditambahkan bilangan 1 s/d 4 tergatung posisinya ..

RBI 50k dipecah lagi menjadi RBI25k, tentu karena sekalanya bulat, kita pecah 4 lagi … dengan luasan 7,5 menit x 7,5 menit

Pada RBI 50k sudah ada 6 nomor peta, yaitu 4 angka dari nomor 250k, tanda setrip / dash/ tidak diitung angka, lalu 1 angka dari nomor 100k nya, lalu 1 angka dari posisinya …

begitu terus hingga kita dapat RBI 10k … liat gambar di atas saja 😀 hehehehe

Nah …. kembali ke Kampar …

Kabupaten Kampar tidak benar-benar masuk ke sebuah RBI 250k …

Kabupaten kaya ini (seriously?) masuk ke dalam EMPAT RBI250k, mayoritas di nomor 0816.. lalu sedikit di 0815, lalu seiprit di 0817 dan 0716 .. wew …

om telolet om … dari mana dapat nomor ini … ? ya dari BIG lah … 😀

Nah, kita potong potong yuk, biar bisa dapat terus hingga RBI 10 ribu …

Nah, disitu enaknya QGIS2, ada fitur untuk buat kotak secara otomatis … dari menu Vektor -> Peralatan Penelitian –> Kotak Vektor

Dari menu kotak ini kita bisa membuat polygon dengan cepat

Grid Kampar RBI 10 000

Nah … setelah saya itung itung pakai spasial query … ada setidaknya 593 halaman nantinya atlas saya kalau HANYA pakai 10 ribu …

bijimana kalau 5000 … tentu4 kali lebih banyak …. wkwkwkwk (ketawa milenial dulu gw)

spatial query

Ya udah … itulah hebatnya QGIS … tinggal dibikin Atlasnya … dan …. gw lapar dah setengah satu malam …

How to open multiple QGIS windows with different user profiles

[Reblog] #QGIS multi profile

Example 1:

@echo off
echo [core] >"%USERPROFILE%AppDataRoamingQGISQGIS3profilesprofiles.ini"
echo. >>"%USERPROFILE%AppDataRoamingQGISQGIS3profilesprofiles.ini"
echo defaultProfile=default >>"%USERPROFILE%AppDataRoamingQGISQGIS3profilesprofiles.ini"

"C:Program FilesQGIS 3.4binqgis.bat"

Example 2:

"C:Program FilesQGIS 3.4binqgis.bat" --profile default

or 

"C:Program FilesQGIS 3.4binqgis.bat" --profile Marios

or 

"C:Program FilesQGIS 3.4binqgis.bat" --profile test

Lihat pos aslinya

QGIS Plugin: QVisualize

[Reblog] #QGIS #TimeSeries #visualization



QGIS 3 plugin

This tool can be used to visualize the features of a point layer one by one. Specifically, you can select a point layer to be visualized, then select the desired time delay (in seconds) and the accumulative or current only display. Then the point features in the layer will appear one by one according. You can use it for example to visualize a moving car/bird/boat etc.

Visualizing Santa Claus route over Cyprus

Visualize a car using TimeManager plugin



Lihat pos aslinya

Google Fusion Tables will not be available after Dec. 3, 2019

Mahasiswa Sistem Informasi FST UIN Suska Riau angkatan 2012 pernah saya bikin galau dengan tugas Google Fusion Tables untuk matakuliah Data Mining. Masih ingat betapa bagusnya tools ini, yang mampu join tabel orang lain, lalu visualisasikan ke Google Map secara cepat dan percuma. Dan sekarang, layanan ini ditutup oleh Google. Dulu pernah ada Pemilu API yang menampilkan semangat pemuda mengubah Indonesia (dengan dukungan ***)

Bekas kejayaan tersebut masih bisa dilihat di sini:

Nah, inilah kekurangannya kalau kita memanfaatkan layanan orang lain, tentu ada kalanya layanan tersebut berakhir. Ada baiknya kita mampu juga belajar untuk memberikan alternatif membuat sendiri agar kalau suatu waktu negara maju berhenti membantu kita, kita dapat berdikari, berdiri di kaskus sendiri… eh?

Saya coba membuat komunitas pirantilunak terbuka di sini, dan sudah ada study club FOSSDEV dan alhamdulillah sudah ada juga atios.id yang sudah terdaftar di kemkumham, yang isinya adalah pemuda-pemuda bersemangat untuk memajukan bangsa.

Beri aku 5 pemuda … bikin boy-band mereka ..

eh … kalau sekarang MABAR MOBILE LEGENDS mereka … .hahahaah

QGIS QuickWKT cara cepat membuat fitur dengan WKT

Salah satu yang membuat saya terkagum dengan QGIS adalah fitur yang kita pilih dapat dicopy (Ctrl+C) lalu dipaste ke Notepad++ maka akan keluar WKT dari fitur tersebut. Nah, kebalikannya, Anda dapat membuat fitur dengan WKT tapi harus memasang plugin dulu, namanya QuickWKT. Dengan QuickWKT, kita bisa membuat fitur secara cepat, copy-paste dari teks WKT atau dari SQL atau sejenisnya.

Pada contoh berikut, saya ingin membuat garis bujur 110 timur, caranya dengan QuickWKT, tentu setelah diinstall, ada di menu Plugin –> QuickWKT –> QuickWKT

setelah di-install, QuickWKT membuat subemenu baru di Plugins

Nah, pada jendelanya, Anda bisa memilih dari template yang sudah ada. Pada contoh dibawah terlihat saya ingin membuat garis bujur 110 timur, mulai dari 15 lintang utara hingga 15 derjat lintang selatan.

Nah, Anda juga bahkan bisa bebas membuat layer terpisah ataupun data dari WKT tadi gabung ke layer yang lain. Anda dapat copy-paste layer dengan syarat adalah tombol pensil hidup, tanda layer dalam kondisi bisa diubah gemetry shape nya.

Atau, kalau Anda memberi nama layer yang sama di QuickWKT nya, otomatis fitur ditambahkan ke layer, dan bukan layer baru …

Nah … jangan lupa simpan layer Anda, karena default nya hanya ke memory, jika QGIS Crash (dan sering banget), maka layer Anda tidak hilang …

Mudah, kan make QGIS? Memang agak susah sih QGIS karena berbahasa Indonesia …

Riau Kabkot VBA Ganti Warna untuk Peta Tematik (Choropleth)

Bagi Anda yang banyak berususan dengan data kabupaten/kota di Riau, tentu terkadang perlu membuat peta tematik. Nah, sekarang dengan file Excel berikut, Anda bisa otomatis membuat peta dan mengubah warnanya. Cukup ubah warna di kolom D sesuai dengan nama kabupaten / kotanya, lalu klik tombol untuk mengubah warna shape petanya.

Cara cepat membuat peta tematik kabupaten kota di Riau menggunakan Ms Excel

Ini masih WIP (work in progress), karena pengennya otomatis berubah warna berdasarkan nilai … tapi belum kelar … belum kesampaian … tapi saya rasa yang begini pun sudah layak dishare.

Jika ingin melihat kodingan VBA, bisa dengan tombol Alt + F11 untuk melihat kode Visual Basic nya.

Keliatan kalau kode nya ngga ribet amat … cuma ambil warna interior cell, lalu terapkan ke shape kita …

Eh lupa … kode nya bisa di download di sini …

756 Layer WMTS Landsat NASA

Bagi Anda yang mengerti WebGIS, tentu tahu tempe dengan Leaflet JS. Nah, sekarang sudah saya buatkan sedikit snippet untuk mengambil semua 756 Layer (bahkan sebahagian besar update tiap hari dan bisa diakses historynya). Silahkan lihat contekannya dari file Ms. Excel berikut:

Untuk tiap-tiap layer tersebut sudah saya bantu dikit JavaScript nya, sehingga nanti tinggal di tempel setelah deklarasi variabel map nya leaflet

```

var Agricultural_Lands_Croplands_2000 = L.tileLayer('https://gibs.earthdata.nasa.gov/wmts/epsg3857/best/Agricultural_Lands_Croplands_2000/default/GoogleMapsCompatible_Level7/{z}/{y}/{x}.png'
,{attribution: '< a href="\'https :/ /gibs.earthdata.nasa.gov/colormaps/v1.3/Agricultural_Lands_Croplands_2000.xml\'">NASA'
,maxZoom:7
}).addTo(map);

```
var Agricultural_Lands_Pastures_2000 = L.tileLayer('https://gibs.earthdata.nasa.gov/wmts/epsg3857/best/Agricultural_Lands_Pastures_2000/default/GoogleMapsCompatible_Level7/{z}/{y}/{x}.png'
,{attribution: '< a href="\'https: / /gibs.earthdata.nasa.gov/colormaps/v1.3/Agricultural_Lands_Pastures_2000.xml\'">NASA'
,maxZoom:7
});

Waduh …WordPress merusak kode saya …

Tapi, seharusnya kalau Anda sudah semester 5 ke atas sudah tempe banget dengan kode di atas.

Silahkan Anda coba satu persatu, masukin jadi tile layer Anda di Leaflet.

Caranya bisa dengan nama layer ditambahkan titik addTo(map)

contoh:

Agricultural_Lands_Pastures_2000.addTo(map)

Tentu ini diasumsikan anda membuat nama variabel map di Leaflet Anda sebagai map.

Namun, kalau ingin membuat pakai radio button, nanti pengguna bisa memilih milih basemap, boleh berikut contekannya:

    var baseMaps = {
"Croplands (Global Agricultural Lands, 2000)":Agricultural_Lands_Croplands_2000

//...
//tambahkan lagi semua layernya ciat ciat, dengan format: koma nama layer HTML nya, lalu titik dua, lalu namavariabel javascriptnya
//...

, "Tulisan" : namaVariableTileLayerNya
};

L.control.layers(baseMaps,checkboxedLayers).addTo(map);        

Jika ingin pake cebok, sehingga ngga bau, pengguna bisa centang ceklis nya, bisa menggunakan variabel checkboxedLayers … dua-dua nya (baseMaps dan checkboxedLayers) mesti ada dulu …

Silahkan pamerkan ke teman Anda … dijamin lebih bingung daripada Anda bingung baca ampe sini … hehehehehe

BTW, ngga pake skrinsyot berarti PALESU ™

Berikut skrinsot saya ….

Eh … BTW eniwey baswey, setelah melihat zoom nya hanya ampe segitu, dan dibandingkan satelit mata-mata DG, mungkin Anda terbersit pikiran … kok jelek banget hasil kerjaan NASA ya? Ya ngga lah .. kan resolusi yang dikasih ke kita … dan itu juga diambil dari satelit yang jauh orbitnya … bukan satelit mata-mata